Get the Flash Player to see this player.

Bagaimana Mengenal Allah

Dalam Alkitab, Allah mengatakan kepada kita bahwa Ia menciptakan kita supaya kita memiliki persekutuan kekal dengan dia, hidup dalam damai dengan sesama manusia, rukun dan sukacita dalam hubungan-hubungan keluarga, dan menguasai dunia yang di dalamnya Ia tempatkan kita. Tetapi kita memilih jalan yang lain.

Kita belajar dalam Alkitab bahwa kita telah memilih untuk tidak hidup dalam persekutuan dengan Allah. Pilihan yang mementingkan diri sendiri ini memimpin kita kepada kematian jasmaniah, kepada ketiadaan damai dengan sesama kita, kepada ketidakrukunan dan kehancuran dalam hubungan-hubungan keluaga kita, dan kepada kurangnya perhatian kepada dunia yang Tuhan berikan kepada kita. Oleh karena itu, masa deoan kita berubah menuju kepada keterpisahan kekal dari Allah setelah kematian, hidup total tanpa pengharapan untuk sukacita dan damai.

Alkitab lebih lanjut mencatat bahwa Allah telah menyediakan jalan keluar bagi pilihan kita yang salah itu. Ia datang kepada kita melalui Anak-Nya, Yesus Kristus. Yesus ini hidup dalam persekutuhan, damai, rukun, dan sukacita dengan Allah. Melalui ketidakberdosaan-Nya, ia dengan sukarela mau untuk menderita dan mati sebagai seorang penjahat, dan mengambil bagi diri-Nya sendiri hukuman, yang seharusnya diberikan kepada kita, melalui kematian di atas kayu salib.

Sebuah kesimpulan yang luar biasa tercatat dalam Alkitab bahwa Yesus ini bangkit dari kematian dan kembali kepada Allah. Ia adalah perwakilan kekal kita di hadapan Allah. Ia memampukan kita hari ini untuk menikmati persekutuan dengan Allah, kedamaian dengan sesama manusia, rukun dan sukacita dalam hubungan-hubungan keluarga kita, dan menata dengan baik dunia yang Ia percayakan kepada kita. Kita hanya perlu untuk berdoa dan meminta dia datang dan memerintah dalam hati dan hidup kita.

Secara sederhana, katakan saja kepada Allah, "Terima kasih, Tuhan, karena Engkau mengasihi saya dan mengirimkan Anak-Mu untuk mati di salib untuk kesalahan-kesalahan yang telah saya perbuat. Sekarang saya memilih untuk membuat Yesus Tuhan atas hidup saya. Tolonglah saya untuk menjadi seorang pribadi yang baik seperti yang Engkau ingini. Dalam nama Yesus, Amin."

 
yesbuttonquestions